10PA17C 1B 138MM 10PA17C 1B 138MM Untuk Hino 24V Auto Parts AC Compressor WXTK196
| Tempat Asal | Guangdong, Cina |
| Nama merek | WNRLN |
| Sertifikasi | SGS/ISO9001 |
| Nomor Model | WXTK196 |
| Jumlah Pesanan Minimum | dapat dinegosiasikan |
| Harga | dapat dinegosiasikan |
| Detail Kemasan | Pengepakan netral / pengepakan WNRLN / pengepakan khusus |
| Waktu Pengiriman | 10-30 hari |
| Ketentuan Pembayaran | Serikat Barat, L/C, T/T, MoneyGram, Paypal |
| Kemampuan Pasokan | 50000pcs Per Bulan |
- 10PA17C 1B 138MM 10PA17C 1B 138MM Untuk Hino 24V Auto Parts AC Compressor WXTK196 Parameter: Nomor Model WXTK196 Model mobil Untuk Hino 24V Model kompresor 10PA17C 1B 138MM Jenis Kompresor AC Bahan besi MOQ 10PCS Gambar Jika kopling pada kompresor A / C otomotif gagal 1Mendeteksi Masalahnya Periksa ...
Rincian produk
Kompresor AC Hino
,10PA17C 1B 138MM AC Kompresor
,Kompresor 24V AC
10PA17C 1B 138MM 10PA17C 1B 138MM Untuk Hino 24V Auto Parts AC Compressor WXTK196
Parameter:
| Nomor Model |
WXTK196
|
| Model mobil |
Untuk Hino 24V
|
| Model kompresor |
10PA17C 1B 138MM
|
| Jenis |
Kompresor AC
|
| Bahan |
besi
|
| MOQ |
10PCS
|
Gambar


Jika kopling pada kompresor A / C otomotif gagal
1Mendeteksi Masalahnya
Periksa apakah kopling mengikat: Aktifkan sistem A/C dan perhatikan apakah kopling mengikat (Anda harus mendengar klik dan melihat pelat kopling bergerak).
Pemeriksaan Kekuatan: Gunakan multimeter untuk memeriksa apakah kopling menerima daya. Jika tidak ada tegangan, masalahnya mungkin dengan sistem listrik (misalnya, sekering, relay, kabel, atau saklar).
Uji kumparan kopling: Mengukur resistensi kumparan kopling dengan menggunakan multimeter. Bandingkan pembacaan dengan spesifikasi produsen.
Periksa kadar pendingin: Bahan pendingin yang rendah dapat mencegah kopling untuk menyala karena saklar tekanan rendah yang menonaktifkan sistem.
2. Ganti Perangkat Kopling
Jika kopling dikonfirmasi rusak, ikuti langkah-langkah berikut untuk menggantinya:
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:
Kit kopling pengganti (termasuk pelat kopling, kumparan, dan katrol jika diperlukan)
Alat tangan dasar (kunci, soket, obeng)
Alat penarik (untuk menghapus rangkaian kopling)
Multimeter
Kunci torsi
Langkah-langkah:
Putuskan Baterai: Putuskan terminal negatif baterai untuk mencegah pemadaman listrik.
Lepaskan Sabuk Serpentine: Gunakan alat peregangan sabuk untuk melepaskan ketegangan dan lepaskan sabuk dari katrol kompresor.
Lepaskan Perangkat Kopling:
Gunakan alat penarik untuk mengeluarkan pelat kopling dari poros kompresor.
Lepaskan baut penahan atau cincin snap yang memegang katrol dan kumparan di tempatnya.
Dengan hati-hati lepaskan katrol dan kumparan dari kompresor.
Pasang Kopling Baru:
Pasang kumparan baru ke kompresor dan amankan dengan baut penahan atau cincin snap.
Pasang pelat kopling baru dan katrol, pastikan mereka sejajar dengan benar.
Gunakan kunci torsi untuk mengencangkan baut pelat kopling sesuai dengan spesifikasi pabrikan.
Pasang kembali Sabuk Serpentine: Pasang kembali sabuk pengaman dan pastikan bahwa sabuk pengaman sudah tertekan dengan benar.
Hubungkan kembali baterai: Hubungkan kembali terminal negatif baterai.
3. Uji Sistem
Aktifkan Sistem A/C: Aktifkan AC dan periksa bahwa kopling diikat dan kompresor bekerja dengan lancar.
Periksa Kinerja Pendingin: Pastikan sistem mendinginkan kabin secara efektif.
Dengarkan Suara yang Tidak Biasa: Pastikan tidak ada suara yang tidak normal dari kompresor atau kopling.
4Pertimbangan Tambahan
Pengisian ulang pendingin: Jika sistem dibuka selama perbaikan, buang dan isi ulang dengan jumlah pendingin dan minyak yang tepat.
Periksa Komponen Lain: Periksa komponen terkait (misalnya, sekering, relay, kabel, dan saklar) untuk memastikan mereka berfungsi dengan baik.
Bantuan Profesional: Jika Anda tidak yakin tentang proses perbaikan, konsultasikan dengan mekanik profesional untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Penyebab Umum Gagalnya Kopling
Plat kopling yang sudah usang: Seiring berjalannya waktu, pelat kopling bisa usang dan tidak bisa terhubung.
Koil yang rusak: Koil elektromagnetik bisa terbakar atau terputus.
Masalah Listrik: Sekering yang meledak, relay yang rusak, atau kabel yang rusak dapat mencegah kopling menerima listrik.
Bahan pendingin rendah: Saklar tekanan rendah dapat mematikan kopling jika kadar pendingin terlalu rendah.

