Untuk Subaru Untuk Impreza Forester 12V Auto Parts AC Compressor 73111SA010 73111FG002 WXSB009
| Tempat Asal | Guangdong, Cina |
| Nama merek | WNRLN |
| Sertifikasi | SGS/ISO9001 |
| Nomor Model | WXSB009 |
| Jumlah Pesanan Minimum | dapat dinegosiasikan |
| Harga | dapat dinegosiasikan |
| Detail Kemasan | Pengepakan netral / pengepakan WNRLN / pengepakan khusus |
| Waktu Pengiriman | 10-30 hari |
| Ketentuan Pembayaran | Serikat Barat, L/C, T/T, MoneyGram, Paypal |
| Kemampuan Pasokan | 50000pcs Per Bulan |
- Untuk Subaru Untuk Impreza Untuk Forester 12V Bagian Otomotif AC Kompresor 73111SA010 73111FG002 WXSB009 Parameter: Nomor Model WXSB009 Model mobil Untuk Subaru Untuk Impreza Untuk Forester Model kompresor DKV10R 4PK 100MM Jenis Kompresor AC Tahun Model Tahun 2005-2014 OE No. 73111SA010/73111FG002...
Rincian produk
73111SA010 Kompresor AC
,Kompresor AC 12V untuk suku cadang mobil
,73111FG002 Kompresor AC
Untuk Subaru Untuk Impreza Untuk Forester 12V Bagian Otomotif AC Kompresor 73111SA010 73111FG002 WXSB009
Parameter:
| Nomor Model |
WXSB009
|
| Model mobil |
Untuk Subaru Untuk Impreza Untuk Forester
|
| Model kompresor |
DKV10R 4PK 100MM
|
| Jenis |
Kompresor AC
|
| Tahun Model |
Tahun 2005-2014
|
| OE No. |
73111SA010/73111FG002/73111FG000/73111FG002
|


Jenis Kompresor AC Mobil
1. Kompresor piston (kompresor reciprocating)
Cara Kerjanya: Menggunakan piston yang digerakkan oleh poros engkol untuk memampatkan pendingin.
Keuntungan:
Desain sederhana dan dapat diandalkan.
Cocok untuk berbagai ukuran kendaraan.
Kelemahan:
Bisa berisik karena gerakan bergantian.
Lebih banyak bagian yang bergerak, yang dapat menyebabkan haus yang lebih tinggi.
2. Rotary Vane Compressor
Cara Kerjanya: Menggunakan layang-layang berputar di dalam ruang silinder untuk memampatkan pendingin. Layang-layang meluncur masuk dan keluar untuk menciptakan ukuran ruang yang berbeda, yang memampatkan pendingin.
Keuntungan:
Kompak dan ringan.
Operasi yang lebih tenang dibandingkan dengan kompresor piston.
Kelemahan:
Kurang efisien pada tekanan tinggi.
Lembar bisa usang seiring waktu, membutuhkan perawatan.
3. Scroll Kompresor
Cara Kerjanya: Menggunakan dua gulungan berbentuk spiral (satu tetap dan satu mengorbit) untuk memampatkan pendingin.
Keuntungan:
Efisiensi tinggi dan operasi yang lancar.
Lebih sedikit bagian yang bergerak, mengurangi keausan.
Kelemahan:
Lebih mahal untuk diproduksi.
Kurang umum dalam aplikasi otomotif dibandingkan dengan jenis lain.
4. Kompresor Plate Swash
Cara Kerjanya: Menggunakan plat swash (disk miring) untuk mengubah gerak rotasi menjadi gerak linier, mendorong piston untuk memampatkan pendingin.
Keuntungan:
Desain kompak dengan efisiensi tinggi.
Cocok untuk sistem kapasitas tinggi.
Kelemahan:
Desain yang kompleks dengan lebih banyak bagian yang bergerak.
Bisa berisik saat operasi.
5. Kompresor Perpindahan Variabel
Cara Kerjanya: Mengatur perpindahan (kapasitas kompresi pendingin) berdasarkan permintaan pendinginan.
Keuntungan:
Menghemat energi, karena hanya mengompres jumlah pendingin yang dibutuhkan.
Mengurangi siklus, yang mengarah pada operasi yang lebih lancar.
Kelemahan:
Lebih kompleks dan mahal daripada kompresor perpindahan tetap.
Membutuhkan sistem kontrol yang tepat.
6Kompresor listrik
Cara Kerjanya: Didorong oleh motor listrik alih-alih penggerak sabuk mesin.
Keuntungan:
Independen dari mesin, memungkinkan operasi bahkan ketika mesin dimatikan.
Menghemat energi dan ramah lingkungan.
Kelemahan:
Terbatas oleh kapasitas baterai di kendaraan listrik.
Biaya awal yang lebih tinggi.
7. Kompresor sentrifugal
Cara Kerjanya: Menggunakan impeller kecepatan tinggi untuk mempercepat pendingin, yang kemudian dikompresi oleh diffuser. Jarang digunakan dalam aplikasi otomotif tetapi ditemukan dalam beberapa sistem canggih.
Keuntungan:
Efisiensi tinggi pada kecepatan tinggi.
Kompak dan ringan.
Kelemahan:
Desain yang kompleks dan biaya tinggi.
Tidak cocok untuk aplikasi kecepatan rendah.

